Blog Indonesia Bercerita

Mendidik melalui Cerita. Membebaskan imajinasi anak. Membangun karakter bangsa.

2

#EduStory 20: Cerita Fabel untuk #Faya

Author : rudicahyo | February 27, 2012 at 12:56 pm

Apakah boleh mengirimkan cerita fabel atau dengan tokoh binatang untuk #Faya? Kalau boleh, bagaimana membuatnya? Ayo buat cerita fabel untuk #Faya dan dapatkan iPad 2

Diawali oleh sebuah pertanyaan via twitter, “Bolehkah membuat cerita dengan tokoh yang bukan manusia untuk ikutan undangan #Faya?”

Berdasarkan isi pesan yang dikandung dalam cerita, cerita fabel tidak berbeda dengan cerita lainnya. Ya yang membedakan adalah tokoh yang berperan dalam cerita tersebut. Cerita fabel menggunakan tokoh binatang, sedangkan cerita lainnya (sebut saja nonfabel) menggunakan manusia sebagai tokohnya.Β Karena secara isi tetap sama, maka cerita fabel juga media untuk penyampai pesan.

Lalu apa beda cerita fabel dan nonfabel selain tokohnya? Tentu saja berbeda pada efek penggunaan tokoh tersebut. Kadang cerita nonfabel dikemas menjadi cerita dengan tokoh hewan, karena: lebih imajinatif, mempunyai daya tarik dan lebih leluasa dalam penyampaian pesan.

Jelas, cerita dengan tokoh binantang pasti lebih imajinatif daripada cerita dengan tokoh manusia. Mana ada di kenyataan, binatang yang bisa bicara atau berperilaku seperti manusia. Tentu saja hal ini dapat merangsang imajinasi anak-anak yang menyimaknya. Namanya anak-anak, kalau mendapatkan cerita imajinatif, maka seolah-olah ya itulah kenyataan. Karena itulah maka cerita fabel punya daya tarik dan lebih leluasa dalam menyampaikan pesan.

Keuntungan berikutnya, yang membuat cerita fabel dipilih adalah karena daya tariknya. Ini berhubungan dengan kemampuan cerita fabel dalam membangkitkan imajinasi anak. Pengalaman yang tidak pernah ditemui di kenyataan membuat anak-anak lebih berminat dengan cerita imajinatif.

Karena bersifat imajinatif dan punya daya tarik yang kuat, maka cerita fabel banyak dipilih untuk media penyampai pesan. Cerita fabel punya fleksibilitas dalam menanamkan pesan. Pesan apapun lebih mudah dikemas oleh cerita fabel. Tentu saja hal ini karena ceria fabel lebih imajinatif, sehingga mudah untuk membuat dan mengatur kisahnya. Bahkan dalam kasus tertentu, cerita fabel bisa mempunya beberapa pesan yang bisa saling menguatkan atau bahkan saling menggantikan, sesuai konteks pada waktu cerita diberikan.

Bagaimana membuat cerita fabel?

Sebelumnya sudah disinggung bahwa cerita fabel dan nonfabel tidak jauh berbeda dalam pesan yang dikandungnya. Karena muatan pesan yang sama bisa diberikan lewat cerita fabel maupun nonfabel, maka cara membuatnyapun tidak jauh berbeda.

Certa nonfabel yang sudah kita buat, bisa kita ganti dengan binatang sebagai tokohnya. Karena sudah jadi tokoh binatang, maka dapat disesuaikan setting ceritanya, misalnya hutan, danau, sungai dan sebagainya. Dalam hal ini, setting tempat lebih punya peran daripada setting waktu, karena kapanpun setting waktunya, tidak ada perbedaan antara cerita fabel dan nonfabel. Karena sudah bersifat imajinatif, maka selain setting, ceritapun sudah terbuka untuk dimasuki kisah-kisah imajinatif, kisah-kisah luar biasa dan ajaib. Misalnya Kodok yang punya kesaktian, Singa yang memiliki tongkat ajaib dan sebagainya.

Apa cerita fabel Kakak yang akan diikutkan dalam undangan #Faya?

Nah, #Faya menunggu cerita-cerita fabel dari Kakak untuk mengikuti program #Faya. Hadiahnya iPod 2 lho Kak!

Ayo kita berbagi ide cerita fabel kita untuk #Faya di #EduStory 20: Membuat Cerita Fabel untuk #FayaΒ Senin, 27 Februari 2012, pukul 19.00 WIB.

Tags:

Suka dengan artikel ini?

Seorang bapak dari @bintangABC | CCO @IDCerita | Penulis | Penulis Cerita Anak | Kreator dan Fasilitator Mosaic Learning | Konsultan Belajar, Pemberdayaan Diri, Passion | Psikolog Pendidikan

http://rudicahyo.com/ user

2 Komentar

  1. Posted February 27, 2012 at 1:16 pm | Permalink

    cerita yang pernah dikirim ke IDcerita boleh dimasukkan lagi atau bikin cerita baru? hehehe :)

    • Posted February 28, 2012 at 5:41 pm | Permalink

      Bikin lagi yuk Kak. Biar lebih kaya cerita untuk anak Indonesia

Tulis Komentar

Email Anda tidak akan pernah di share ke orang lain. Wajib Diisi *

*
*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

© 2011 Blog Indonesia Bercerita
Powered by WordPress | Desain Oleh Zulsdesign Studio