Blog Indonesia Bercerita

Mendidik melalui Cerita. Membebaskan imajinasi anak. Membangun karakter bangsa.

1

#EduStory 25: Menciptakan Cerita Kepemimpinan di Rumah

Author : rudicahyo | April 9, 2012 at 6:34 pm

Setiap dari diri kita adalah pemimpin. Kita menjadi pemimpin untuk diri sendiri, keluarga, lingkunga, organisasi dan sebagainya. Tapi paling tidak, kita adalah subjek pengendali akan diri kita. Iya, kita adalah pemimpin.

Sumber Gambar: blog.leadingresources.com

Apakah Kakak seorang pemimpin? Apakah Kakak seorang ketua kelas, ketua organisasi, kepala rumah tangga, atau semacamnya? Kalau iya, sudah pasti Kakak adalah seorang pemimpin. Apa yang dibutuhkan oleh seorang pemimpin?

Jika dirinci, sepertinya ada banyak aspek yang perlu dimiliki oleh seorang pemimpin, misalnya memiliki visi, disiplin, bijaksana, pemberani, bersahaja, berani dan mampu membuat keputusan, mengembangkan persahabatan, mampu berdiplomasi, mampu menginspirasi dan melakukan koordinasi.

Sepertinya semua hal yang positif pada diri manusia menjadi amunisi yang harus dimiliki seorang pemimpin. Namun dari sepuluh aspek (bahkan lebih) dari kepemimpinan yang ditulis di atas, setidaknya ada dua kemampuan utama sebagai diri, yaitu yang berhubungan dengan diri sendiri dan orang lain. Goleman menyarikan menjadi 4 kemampuan kepemimpinan yang berbasiskan kecerdasan emosional. Bersama Boyatzis, Goleman merumuskan kepemimpinan yang disebut dengan Primal Leadership.

Empat kemampuan yang menjadi bekal bagi pemimpin adalah: 1) Kemampuan menemukan dan mengenali diri sendiri, 2) Kemampuan mengelola diri, 3) Kemampuan mengenali lingkungan, dan 4) Kemampuan memanajemeni relasi.

Nah, bagian terpentingnya, bagaimana membuat kita memberikan bekal anak-anak kita kesiapan menjadi pemimpin? Paling tidak mereka menjadi generasi life-ready, menjadi pemimpin buat diri sendiri. Karena itulah, rumah menjadi lingkungan pertama menanamkan jiwa kepemimpinan, dan orang tualah sebagai aktor utamanya.

Cerita-cerita tentang figur pemimpin, seperti Soekarno, Mahatma Gandhi, Mahmud Ahmadinejad, Bung Tomo, Jendral Sudirman dan sebagainya adalah cerita sejarah yang menampilkan figur pemimpin. Mengabadikan cerita mereka adalah cara tetap memelihara nilai-nilai kepemimpinan diantara kita, juga pada diri anak-anak kita.

Namun demikian, cerita sejarah itu tidak selalu tercipta dengan subur. Selain itu, cerita sejarah adalah sumber yang bagus untuk belajar dari masa lalu. Kita perlu menciptakan banyak cerita kepemimpinan untuk generasi masa depan anak Indonesia.

Program #Faya dari Indonesia Bercerita mengajak Kakak untuk menciptakan cerita untuk anak Indonesia. Tema #Faya bulan April adalah “Mencintai Indonesia Sejak dari Rumah”.

Untuk mendukung program tersebut, hari ini, Senin, 9 April 2012 pukul 19.00 WIB, #EduStory mengajak Kakak semua untuk berbagi tentang “Menciptakan Cerita Kepemimpinan di Rumah”. Jangan lewatkan ya Kak!

Apa cerita kepemimpinan yang akan kita ciptakan untuk anak Indonesia?

Suka dengan artikel ini?

Seorang bapak dari @bintangABC | CCO @IDCerita | Penulis | Penulis Cerita Anak | Kreator dan Fasilitator Mosaic Learning | Konsultan Belajar, Pemberdayaan Diri, Passion | Psikolog Pendidikan

http://rudicahyo.com/ user

1 Komentar

  1. roni rahmana
    Posted May 29, 2012 at 10:19 pm | Permalink

    lanjutkan

Tulis Komentar

Email Anda tidak akan pernah di share ke orang lain. Wajib Diisi *

*
*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

© 2011 Blog Indonesia Bercerita
Powered by WordPress | Desain Oleh Zulsdesign Studio