Blog Indonesia Bercerita

Mendidik melalui Cerita. Membebaskan imajinasi anak. Membangun karakter bangsa.

0

Untuk Apa Membuat Cerita Spesial buat Anak?

Author : rudicahyo | April 25, 2012 at 9:40 am

Anak-anak membutuhkan memiliki sesuatu yang spesial dalam hidupnya. Permainan, jalan-jalan sore, bermain rahasia dan bercerita adalah cara kita membuat sesuatu yang spesial buat anak. 

Tiga hari yang lalu, @bintangABC, anakku, mendapat hadiah 10 boneka jari dari ibunya. Kesepuluh boneka itu berupa binatang yang terdiri dari buaya, beruang, bebek, sapi, gajah, tikus, anjing, kudanil, kelinci dan panda.

Boneka Jari @bintangABC

Ingin sekali segera menciptakan cerita dengan 10 tokoh tersebut buat Bintang. Biar lebih spesial, lebih dulu harus memberikan nama kepada 10 binatang boneka jari tersebut.

Ternyata memberikan nama untuk segitu banyak boneka tidak mudah ya. Tantangannya adalah mencari nama yang tentu saja belum pernah dipakai oleh orang lain, belum digunakan untuk tokoh yang lain. Selain itu, juga ingin cari nama yang Indonesia banget. Nah, jadi sulit kan? Ada yang bisa bantu?

 

Anak-anak butuh sesuatu yang spesial dalam hidupnya

Sejak kecil, sejak mulai mengidentifikasi dunia di luar dirinya, anak-anak sudah melakukan diferensiasi. Pembedaan yang paling awal adalah diri dan lingkungan. Selanjutnya, semakin dewasa, anak-anak makin bisa membedakan lingkungannya. Pembedaan inilah yang membuat anak secara alamiah mencari dan mengidentifikasi sesuatu yang spesial.

Orang lain di luar dirinya, tentu saja orangtua jadi figur yang spesial buat anak, terutama ibunya (biasanya). Semakin berkembang, ia juga punya figur-figur spesial yang lain dengan kriteria yang ia tetapkan. Dampak yang paling nampak, misalnya, anak punya tokoh super hero sebagai figur idola, beralih dari ibu ke bapak, pahlawan, guru dan sebagainya.

Selain orang, anak juga mengidentifikasi tempat dan waktu spesial. Anak mulai membedakan rumah dengan tempat di luar rumah. Semakin banyaknya tempat yang dikenali, ia juga berlatih untuk membedakannya, sehingga muncullah tempat spesial. Demikian juga dengan waktu. Contoh paling nyata waktu spesial ini bisa dilihat pada perbedaan hari Senin sampai Jumat dengan hari Sabtu dan Minggu. Begitu juga dengan waktu pagi, siang, sore atau malam, anak-anak akan mengidentifikasi waktu yang ia sukai.

Di ruang dan waktu, pasti ada kejadian. Anak-anak dengan lebih spesifik lagi mengidentifikasi kejadian khusus, sehingga menjadi spesial.

 

Buatlah hal positif yang spesial buat anak!

Anak-anak secara alamiah akan bergerak mencari hal yang spesial buat dirinya. Bayangkan jika ia menemukan hal yang spesial karena nyaman atau enak, tetapi tidak baik buat mereka. Nah, di sinilah letak tanggung jawab kita untuk membuat sesuatu yang spesial buat mereka.

Masih ingatkah dengan kata-kata seorang ayah dalam iklan biskuit coklat, “Ini rahasia kita berdua kan?”, kepada anaknya? Iya, itu adalah cara seorang ayah membangun hubungan erat dengan anak. Mereka berdua menciptakan rahasia. Itulah yang spesial buat anak.

 

Cerita spesial buat anak

Sebelum lahir, ibunya Bintang sudah membelikannya beberapa buku cerita bergambar. Sejak bayi, Bintang dibacakan buku-buku tersebut. Karena sering dibacakan, maka ia akrab dengan cerita-ceritanya. Reaksi kaki menendang-nendang, tersenyum, tangannya ditepuk-tepukkan adalah bentuk rasa tertariknya pada cerita tersebut.

Lama-lama, di usia sekitar 8 bulan, Bintang punya satu cerita favorit, yaitu cerita Pinguin Ingin Terbang. Berkali-kali ia membawa buku tersebut dan menyerahkan kepadaku atau ibunya untuk dibacakan. Reaksinya sudah mulai berbeda, jika dibacakan buku selain cerita favoritnya tersebut.

Karena banyaknya cerita, baik dalam bentuk buku, audio maupun visual yang ditawarkan di pasaran, maka kita harus jeli memilihnya.

Kadang kita tidak menemukan cerita yang kita inginkan, karena kita ingin menanamkan nilai tertentu atau membentuk perilaku tertentu pada diri anak. Karena itulah kita perlu menciptakan cerita kita sendiri untuk disesuaikan dengan kebutuhan anak.

Upaya yang aku lakukan dengan mengenalkan boneka jari, memberikan nama serta menciptakan cerita untuk Bintang, kiranya bisa jadi budaya buat orangtua. Karena itulah, ayo ciptakan cerita kita buat anak-anak kita.

Kakak-kakak juga boleh berbagi ceritanya melalui Program #Faya di Indonesia Bercerita!

Apa cerita spesial buat anak/adik yang akan Kakak bikin?

Tags: , , ,

Suka dengan artikel ini?

Seorang bapak dari @bintangABC | CCO @IDCerita | Penulis | Penulis Cerita Anak | Kreator dan Fasilitator Mosaic Learning | Konsultan Belajar, Pemberdayaan Diri, Passion | Psikolog Pendidikan

http://rudicahyo.com/ user

Tulis Komentar

Email Anda tidak akan pernah di share ke orang lain. Wajib Diisi *

*
*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>