Blog Indonesia Bercerita

Mendidik melalui Cerita. Membebaskan imajinasi anak. Membangun karakter bangsa.

155

Surat dari Takita: Mimpi-mimpi Takita

Author : Takita | September 11, 2012 at 8:28 am

Surat dari Takita yang berisi mimpinya tentang keluarga dan anak Indonesia yang senang bercerita sebagai bentuk kasih sayang satu sama lain. Baca lengkapnya

Surat dari Takita: Mimpi-mimpi Takita

Selamat pagi bunda! Selamat pagi ayah! Selamat pagi kakak semua!

Takita ingin cerita ke ayah, bunda dan kakak semuanya. Takita punya mimpi, Takita bisa mendengar ayah bunda bercerita setiap masuk rumah dimana pun di Indonesia. Ada teriakan dan tawa anak-anak. Kita bisa mendengar suara keras ayah yang pura-pura jadi jagoan. Kita bisa mendengar suara lembut bunda yang pura-pura jadi ibu suri

Takita percaya, keluarga yang penuh kasih sayang itu membuat kami bisa belajar dengan senang. Takita percaya kasih sayang itu ada ketika ayah bunda bercerita. Itu tandanya ayah bunda perhatian pada kami. Takita juga suka bercerita. Takita senang kalau ayah bunda mendengarkan.

Mengapa suka bercerita? Takita suka sekali mendengar cerita dari ayah bunda. Takita jadi tahu banyak cerita. Ada yang menakutkan. Ada yang menyenangkan. Ada petualangan seru.

Dari cerita ayah bunda, Takita belajar kata-kata baru. Ketika ayah bunda bercerita, Takita sering bingung maksudnya. Takita tahu sih kadang mereka gemes. Ayah bunda menjelaskan dengan sabar ke Takita.

Dari cerita ayah bunda, Takita jadi tahu banyak kesulitan. Ketika ayah bercerita Kambing Hitam Putih, Takita jadi tahu sedihnya Hita. Iya Hita sedih karena tidak ada yang mau berteman dengannya. Takita tahu bagaimana caranya Hita akhirnya bisa bersahabat baik dengan Pito. Mungkin Takita hanya paham sedikit, tapi Takita belajar dari cerita ayah bunda.

Ayah bunda pernah cerita ke Takita, banyak anak yang tidak pernah mendengar ayah bundanya bercerita. Mungkin mereka sibuk bekerja. Tapi Takita jadi sedih. Takita sedih, bagaimana kalau teman-teman Takita juga seperti itu. Takita tidak mau itu terjadi. Takita ingin teman Takita bisa mendengar ayah bundanya bercerita.

Ayah bunda, kakak semua, itulah mimpi Takita. Kita semua senang bercerita. Takita ingin sekali mimpi ini jadi kenyataan. Takita percaya ayah bunda menyayangi kami. Takita percaya banyak kakak yang peduli pada kami, anak Indonesia.

Takita mengajak ayah, bunda dan kakak semua. Kita ajak semua orang. Iya semuanya. Kita ajak agar mereka juga senang bercerita, seperti kita. Takita tidak bisa sendiri. Takita takut kalau sendiri. Ayah bunda dan kakak semua mau kan menemani Takita?! Terima kasih ayah. Terima kasih bunda. Terima kasih kakak semua

Ayah bunda dan kakak semua, begitu dulu ya cerita Takita. Takita sudah cerewet banget. Takita tahu harus cerewet. Biar mimpi Takita bisa jadi kenyataan. Maafkan kecerewetan Takita

Salam Ceria

Takita

Like di Facebook | Twitter: @kataTakita

Surat balasan yang telah masuk :

  1. Surat Balasan untuk Takita dari Kak Irni Irmayani (Pontianak)
  2. Balasan Surat untuk Takita dari Kak Maria Magdalena (Sidoarjo)
  3. Surat Balasan buat Takita dari Kak Ardi (Rusia)
  4. Surat Balasan untuk Takita dari Kak Gyska Luthfi P. (Sumedang)
  5. When I was 3 years old dari Kak Wangi Mutiara (Sidoarjo)
  6. Takita, Mari Terus Bercerita! dari Kak Rahadian Prajnamu (Bandung)
  7. Dongeng, Kemewahan Masa Kecil dari Kak Devi Eriana (Jakarta)
  8. Jawaban atas Surat dari Takita dari Kak Ade Fadli (Samarinda)
  9. Surat Balasan untuk Takita dari Kak Tristanti (Jogjakarta)
  10. Surat Balasan untuk Takita dari Kak Wigi (Sidoarjo)
  11. Mari Bercerita untuk Anak Kita dari Kak Ipul (Makassar)
  12. Sepucuk Peluk untuk Mimpi Takita dari Kak Asti (Malang)
  13. Menggandeng Tangan Takita dari Kak Tuteh (Ende)
  14. Cerita Bersama Takita dari Kak Indah Juli (Jakarta)
  15. Yuk Bercerita Keluarga Indonesia dari Kak Titi Catcil (Jakarta)
  16. Surat Balasan untuk Takita dari Kak Muhammad Rahmat (Jakarta)
  17. Ikut Mewujudkan Mimpi Takita dari Kak Nike (Palembang) 
  18. Takita, I Love You dari Kakek  Jamil Azzaini (Bogor)
  19. Pelukan Hangat untuk Takita dari Kak Teguh Puja (Bandung)
  20. Mengubah Dunia dengan Bercerita dari Kak Odet Rahmawati (Bandung)
  21. Dear Takita dari Kak Febriyan Lukito (Jakarta) 
  22. Tentang Seorang Nenek dan Cucunya yang Sakit-Sakitan dari Kak Aan (Makassar) 
  23. Balasan Surat untuk Takita dari Kak Firmina Ayuharjo (Jakarta)
  24. Jangan Takut Bermimpi Takita dari Kak Mehdia Nailufar (Surabaya)
  25. Dear Takita dari Kak Fikry Fatullah (Medan)
  26. Terima Kasih untuk Takita dari Kak NurZaitun (Jakarta)
  27. Surat Balasan untuk Takita dari Kak Rahmah (Jerman)
  28. Takita, mimpimu adalah mimpiku juga dari Kak Novie Novianti (Jakarta)
  29. Teruntuk Takita yang senang dengan cerita dari Kak Icha (Makassar)
  30. Untuk Takita yang pintar dan menggemaskan dari Kak Nhas Montana (Surabaya)
  31. Berbagi kisah dengan Takita dari Kak Theo Nugraha (Samarinda)
  32. Hai Takita Cantik dari Kak Laily Syahrida (Tangerang)
  33. Kita punya mimpi yang sama, Takita dari Kak Astri Hapsari (Jakarta) 
  34. Balasan Surat Untuk Takita: Mari Terus Bercerita dari Kak Wida 
  35. Surat untuk Takita dari Kak Wulan (Jakarta)
  36. Berbagi Pengalaman Bercerita dengan Takita dari Kak Rani Yulianty (Bandung)
  37. Hingga Sekarang Abang Masih Suka Dengan Cerita, Takita dari Kak Tono (Jeddah)
  38. Untuk Adikku, Takita dari Kak Een Nuraini (Bogor)
  39. Surat Balasan untuk Takita dari Kak  Mitzhy (Jakarta)
  40. Surat Balasan untuk Takita dari Bunda Ika (Tangerang Selatan)
  41. Surat Dari Takita dari Tante Primadika Agustina (Surabaya)
  42. Dunia Tukang Cerita (1)Dunia Tukang Cerita (2) dari kak Pradna (Banyumas)
  43. Pada Awalnya dan Akhirnya Semua adalah Cerita, Takita dari kak Octaviani Nurhasanah (Sulawesi Selatan)
  44. Menjawab Surat Takita dari kak Gajah Pesing (Jakarta)
  45. Untuk Takita : Tentang Mimpiku, Mimpimu, Mimpi Kita dari kak Sulistya Ningsih (Jakarta)
  46. Ini Suratku Untuk Dedek Takita dari kak Ima Purnamasari (Surabaya)
  47. Dear Takita : Mendidik Anak Dengan Bercerita dari kak Nurlatifah Mahfudz (Jakarta)
  48. Surat Balasan Untuk Takita dari kak Arif Hidayat (Kebumen)
  49. Hai Takita dari kak Nia Fajriyani (Jakarta)
  50. Dunia Takita, Dunia Anak Indonesia dari kak Atiqoh Hasan (Surabaya)
  51. Tentang Kisah Bayi Tampan dari kak Maulana Usaid (Banjarmasin)
  52. Surat Balasan Untuk Takita dari kak Bisot (Sulawesi)
  53. Balasan Surat Untuk Takita : Cara Belajar Terbaik Melalui Cerita dari kak Kanti W. Janis (Jakarta)
  54. Dongeng dan Sepenggal Cerita Masa Kecil dari kak  Yuyuk Setya (Solo)
  55. Kita Ini Makhluk Naratif, Takita dari kak Kreshna (Surabaya)
  56. Kakak Harus Semangat Untuk Takita dan Teman-Teman dari kak Faridilla Ainun (Palembang)
  57. Surat Dari Kakak yang Penuh Mimpi dari kak Bastian Hidayat (Yogyakarta)
  58. Jawaban Surat Takita dari kak Edi Wasito (Purworejo)
  59. Dongeng dan Tantangan Ayah dari kak Mumu (Jogjakarta)
  60. Dear Takita dari kak Bul-bul  (Jogjakarta)
  61. Sepucuk Surat dari Rimba dari kak Muhammad Muhyidin (Jambi)
  62. Surat Balasan Untuk Takita dari kak Nia Miranti (Balikpapan)
  63. Surat Balasan Untuk Takita dari kak Astinih (Indramayu)
  64. Sekelumit Cerita Masa Kecil dari Kak Abdul Muiz (Semarang)
  65. Dear Takita dari Kak Dhevy Ulinnuha (Surabaya)
  66. Makna Kehilangan dari Donny Prima Verdian (Australia)
  67. Bercerita Lisan dan Tulisan dari Kak Bella Moulina (Jambi)
  68. Mari Bercerita, Membaca dan Bermain Bersama dari Kak Usmaria Hartati (Jakarta)
  69. Mari Wujudkan Mimpi Itu, Takita! dari Kak Prie (Jogjakarta)
  70. Untuk Ananda Takita dari Bunda Destri (Jakarta)
  71. Surat Balasan untuk Takita dari Kak Chici (Medan)
  72. Untuk Takita, Bunda dan Arsa Pasti Bisa Seperti Kamu oleh Bunda Ivy 
  73. Surat untuk Takita oleh Kak Nita 
  74. Dear Takita dan seluruh sahabat aTTaya di Indonesia dari Bunda Sifa
  75. Surat Balasan untuk Takita dari Kak St. Umroh Rani 
  76. Surat Balasan untuk Takita: Berbagi Kisah Kedahsyatan Bercerita dari Kak Rudi Cahyo (Sidoarjo)
  77. Bercerita Itu Hebat Ya, Takita (Surat Balasan Untuk Takita) dari Kak Noveria Dwiyandari (Bengkulu) 
  78. Takita, Ini Surat Untukmu dari Kak Applaus Romanus (Jakarta)
  79. Surat Balasan Takita (Masa Kecil yang Bahagia) dari Kak Indah Permatasari 
  80. Surat Balasan untuk Takita dari Kak Ebhay Baby (Binjai)
  81. Surat Balasan Untuk Kakak Takita : Mulai Sekarang Makan Telur Bulat Ya :) dari Kak Dzulfikar
  82. Surat Balasan Untuk Takita :peluk dari Kak Si Kirum (Jakarta)  
  83. Surat Balasan untuk Takita dari Kak Cicit (Palembang)
  84. Surat Balasan untuk Takita dari Kak Aditya Putra 
  85. Takita, Bercerita Telah Mendekatkan Kami dari Kak Bukik (Sidoarjo)
  86. [surat] Salam Ceria untuk Semua Pecinta Anak di Indonesia dari Kak Dini Kaeka S (Kediri)
  87. Dear Takita, Ini Mimpiku dari Kak Dhea (Palembang) 
  88. Jangan Bersedih, Takita! dari Kak Bella (Bandung)
  89. Mari Wujudkan Indonesia Bercerita untuk Takita dari Kak Ivan (Jepang)
  90. Surat Balasan untuk Takita dari  Ayah Amril Taufik Gobel (Cikarang)
  91. Membalas surat Takita dari Ayah Fauzan Mukrim (Jakarta)
  92. Karena Mendongeng Si Bungsu Cepat Belajar Membaca dari Bunda Elisa 
  93. Back to The Past and My Dream dari Kak Laras
  94. Mimpimu, juga mimpi anak-anakku, Takita dari Emak Helda
  95. Takita.. Wujudkan mimpi kita yuk! dari We Ummung di Perbatasan Indonesia – Malaysia
  96. Surat Takita, Cerita di Kala Hujan Turun dari Kak Prasasta Adi Putra (Jakarta)
  97. Surat untuk Takita dari Kak Badriyatus Solihah
  98. Berbagi Cerita dengan Takita dari Kak Dian (Tuban)
  99. Takita, dan Tantangan Sinetron Indonesia dari Kak Fatanurhaliza
  100. Bukan Hanya Sekedar Cerita dari Kak Hisyam Kibar di Surabaya
  101. Siapa lagi ya?

Ayah bunda dan kakak semua

Bagaimana bila ayah bunda dan kakak semua yang mendapat surat dari Takita ini? Apa balasan dari ayah bunda dan kakak semua?

Tunjukkan dukungan pada gerakan untuk menyebar semangat bercerita, tuliskan balasan Surat dari Takita diblog ayah bunda dan kakak semua dengan tautan (link) menuju posting ini. Ayah bunda dan kakak semua bisa juga memasang banner Takita sebagai tanda dukungan terhadap Takita. Bila telah posting, silahkan menulis tautan posting di kolom komentar atau mention ke @IDcerita dengan tagar #dukungTakita.

Ayah bunda dan kakak semua juga bisa dengan ngetweet mengenai pentingnya bercerita dan pengalaman bercerita dalam kehidupan sehari-hari dengan tagar #dukungTakita.

Terima kasih

Tim Indonesia Bercerita

 

Catatan: Kode banner bisa dilihat di samping kanan (sidebar) blog ini

Tags: , , , , ,

Suka dengan artikel ini?

Pencerita yang suka bercerita ke seluruh nusantara

http://bit.ly/BlogTakita user

107 Komentar

  1. milaartiana
    Posted December 7, 2013 at 5:35 pm | Permalink

    halo mas rudi dan takita saya seorang bunda paud yang ingin sekali bergabung dendan kalian.banyak hal yang ingin saya ketahui dan pelajari tenteng bercerita.semoga dengan bergabung dengan kalian akan menambah pengetahuan saya

  2. Posted July 28, 2013 at 9:20 pm | Permalink

    satu hal lagi, gimana ya caranya bisa dapat surat dari TAKITA, soalnya saya baru gabung di sini. mohon petunjuknya ya TAKITA, makasih.

    • Posted August 1, 2013 at 4:41 pm | Permalink

      Maksud Kakak surat untuk Takita? Kalau itu yang itu, Kakak yg bikin buat Takita. Tapi kalau ingin dapat surat dari Ibu Pertiwi untuk berpetualang di TemanTakita.com, harus punya Boneka Takita. Info lengkapnya silahkan kontak @BonekaTakita ya Kak..

  3. Posted July 28, 2013 at 1:55 pm | Permalink

    salam kenal, baru bergabung. sungguh cerita yang bagus. saya akan mendukung serta memasang banner indonesia bercerita, semoga sudi kiranya mampir dan berjabat tangan dan bergandengan bersama.

  4. Posted May 26, 2013 at 8:47 pm | Permalink

    Dear Takita sayang…

    Om baru sempat balas suratnya ya.
    Semoga Takita senang bisa mendengar cerita Om.

    http://mdgila.blogspot.com/2013/05/takita-doraemon-dan-adeeva.html

    Salam sayang…

  5. yudi
    Posted April 17, 2013 at 8:19 am | Permalink

    dear takita,
    makasih ya atas ceritannya. kakak yudi jadi ikut merasakan juga nih. kakak yudi punya anak yg kebetulan jarasng ketemu krn kakak kerja diluar kota. makasih telah diingatkan. kakak pastikan anak kakak ” Angger Bagus Wicaksono” akan selalu mendapatkan cerita yang menarik dan menantang.

  6. Posted April 13, 2013 at 7:13 pm | Permalink

    Hai, ananda. Ceritamu sangat inspiratif. Makasih ya

  7. Posted April 13, 2013 at 7:11 pm | Permalink

    Hai Takita, Cerita menjadi bagian inspirasi bersama, terutama perhatian kpd anak-anak kita. Makasih ya

  8. Posted January 21, 2013 at 9:13 pm | Permalink

    Aaaa, Takita, nanti setelah aku ujian, insya’Allah aku buat surat balasan ya. Tertanda, kakakmu yang masih mahasiswa.

  9. Posted January 3, 2013 at 10:43 pm | Permalink

    Ikutan balas surat TaKita ah, Wujudkan mimpi Kita utk Anak Bangsa http://motivasyam.blogspot.com/2013/01/bukan-hanya-sekedar-cerita-untuk-takita.html ^__^

    • Posted January 4, 2013 at 5:29 pm | Permalink

      wah, trima kasih sudah d update jadi nmr 100 :) tp Takita blm baca/komen surat balasan kakak ya?? *menunggu

  10. Posted December 27, 2012 at 9:59 am | Permalink
  11. Posted December 19, 2012 at 9:55 pm | Permalink
  12. badriyatus
    Posted November 29, 2012 at 4:22 am | Permalink
  13. Posted November 20, 2012 at 2:44 pm | Permalink

    Halo Takita, senang sekali bisa membalas surat Takita, tidak ada kata terlambat kan Takita? hehe..
    Oya, ini surat untuk Takita, Selamat Membaca :)

    http://putuprasasta.wordpress.com/2012/11/20/surat-takita-cerita-di-kala-hujan-turun/

  14. Ummung
    Posted November 19, 2012 at 12:42 pm | Permalink
  15. Posted November 14, 2012 at 10:32 am | Permalink

    Ayo dukung Takita untuk mewujudkan mimpi-mimpinya, karena dengan begitu mimpi-mimpi anak-anakku juga bisa terwujud.
    http://emakhelda.com/surat-untuk-takita-mimpimu-juga-mimpi-anak-anakku-takita.html

48 Trackbacks

  1. [...] menuliskan kisah persahabatan antara cucu dengan neneknya. “Terima kasih telah mengirimkan surat ini kepada saya. Sungguh, sudah lama saya tidak menerima surat. Saya senang’, tukas Aan yang dikenal [...]

  2. [...] Foto Takita bersama kakak dan teman-teman di Social Media Festival, 12 – 14 Oktober 2012, Galeri Renang [...]

  3. [...] media strategist dan mengembangkan social entrepenuer Indonesia Bercerita. Proyek terbarunya adalah Boneka Takita, sebuah media interaksi antara anak dengan orang tua. Wajib ikut kamu Don Indonesia Bercerita [...]

  4. [...] menuliskan kisah persahabatan antara cucu dengan neneknya. “Terima kasih telah mengirimkan surat ini kepada saya. Sungguh, sudah lama saya tidak menerima surat. Saya senang’, tukas Aan yang dikenal [...]

  5. [...] Seperti Dilarang”. Tapi mungkin belum banyak yang memanfaatkan teori dasar anak itu. Ibunya Takita mau berbagi tipsnya. Mari [...]

  6. [...] teman-teman Takita yang baik. Setelah surat yang pertama, sekarang Takita menulis surat lagi. Kali ini surat dari Takita bercerita mengenai kasih sayang [...]

  7. [...] menuliskan kisah persahabatan antara cucu dengan neneknya. “Terima kasih telah mengirimkan surat ini kepada saya. Sungguh, sudah lama saya tidak menerima surat. Saya senang’, tukas Aan yang dikenal [...]

  8. [...] ini adalah satu dari 99 posting blog yang ditulis oleh blogger di seluruh Indonesia untuk membalas Surat dari Takita: Mimpi-Mimpi Takita. Takita sendiri adalah sebuah program rintisan Indonesia Bercerita yang sedang mentransformasikan [...]

Tulis Komentar

Email Anda tidak akan pernah di share ke orang lain. Wajib Diisi *

*
*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

© 2011 Blog Indonesia Bercerita
Powered by WordPress | Desain Oleh Zulsdesign Studio